Jaringan Blackberry sering mengalami gangguan

Assalamualaikum wr.wb

Layanan BlackBerry Messenger yang sempat tumbang selama beberapa jam pada hari Minggu lalu membuat berang penggunanya di Indonesia. Meskipun belum ada penghitungan berapa besar kerugian yang dialami operator, lalu bagaimana tanggapan pemerintah sebagai pembuat regulasi menanggapi hal ini?


Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengatakan jika pemerintah akan segera meminta penjelasan BlackBerry atas masalah gangguan BBM yang terjadi tiga hari lalu.

"Pihak BlackBerry beralasan jika server di Singapura mengalami gangguan. Sehingga Indonesia terkena imbasnya. Untuk hal ini kami akan meminta penjelasan dari mereka (BlackBerry)," ujar Tifatul saat di sela peluncuran Layanan Pengiriman e-Money Lintas Operator di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (15/5/2013)

Meskipun mengeluarkan pernyataan resmi terkait dengan gangguan yang terjadi, namun pihak BlackBerry beralasan jika gangguan internet menjadi penyebab utama masalah yang terjadi di kawasan Asia Tenggara. Layanan BBM baru mulai kembali bisa digunakan Senin pagi.

Terkait dengan gangguan ini, pengguna handset besutan perusahaan asal Kanada itu tentu banyak dirugikan. Mengenai kompensasi yang akan diterima pelanggan, Tifatul justru memberikan respons berbeda dengan gangguan serupa yang terjadi tahun 2012 silam.

"Saat ini kami masih melihat dulu, karena belum memberikan sanksi atau teguran," papar Tifatul. Seperti diketahui hingga saat ini BlackBerry memang tidak memilikidata center di Indonesia. "Ya bagaimana mau kasih sanksi, BlackBerry-nya saja tak ada di sini," ujar Tifatul.

Namun bukan tidak mungkin jika masalah yang kerap berulang bisa dijadikan cara untuk mendesak BlackBerry memindahkan data center miliknya ke tanah air. Menanggapi hal ini Tifatul menuturkan, "Saat ini BlackBerry tengah menghadapi permasalahan internal. Jadi jika mereka merasa tidak sanggup saat ini, ya biarkan saja.

Share this

Previous
Next Post »