Repository Pada Linux

Pada tulisan kali ini saya akan menjelaskan apa sih repository files pada sistem operasi linux ..?
Linux adalah sistem operasi open source, yang artinya gratis dan diperbolehkan untuk dikembangkan oleh siapapun.
jadi kita dapat menggunakan, menyebarkan, bahkan  mengembangkan tanpa harus membayar. dalam sistem operasi ini, beberapa distro ada yang sudah lengkap menyediakan paket aplikasi seperti versi baru dari linux mint 11 (katya), 12 (lisa), ubuntu 10,11, dan lain lain.

namun ada pula distro yang memang tidak menyediakan paket aplikasi secara default pada proses instal pertama kali, seperti backtrack, distro ini sangat minim sekali dengan paket aplikasi seperti music player dan open office/libre office.

nah bagaimana dong kalo kita mau pasang/install aplikasi-aplikasi  tersebut ?
dalam linux, ada 2 cara dalam proses instalasi software.

cara yang pertama adalah secara manual, yaitu kita mencari file mentah, untuk linux turunan debian kita biasanya mencari package yang berekstensi (.deb). biasanya file tersebut di compres menjadi file dengan ekstensi .zip atau .tar.gz.
(untuk cara pengekstrakannya akan saya jelaskan pada postingan berikutnya).


cara yang kedua adalah dengan mendownload paket aplikasi dari file repository yang telah kita tentukan, saya sarankan agar anda mengganti alamat repository yang default menjadi repository lokal, karena proses download akan menjadi lebih cepat dibandingkan dengan repo interlokal.


dalam proses download software ada 2 cara, kalau dalam linux yang sudah versi paling baru seperti mint/ubuntu sudah terpasang software "Package & software manager" kita hanya tinggal klik-klik saja tanpa harus mengetikan perintah. namun, user linux biasanya lebih menyukai mendownload melalui terminal console, karena lebih ringan sehingga kecepatan proses download juga dipengaruhi menjadi lebih cepat.

Share this

Previous
Next Post »